Mendongkrak Ketahanan Pangan Asean
JAKARTA,ID-Meski mayoritas negara-negara Asean adalah negara agraris dengan lahan pertanian yang luas, namun indeks ketahanan pangan kebanyakan negara-negara di kawasan Asia Tenggara ini justru di bawah rata-rata indeks dunia maupun Asia Pasifik. Ketersediaan pasokan (availabality) dan kualitas nutrisi (qualitity and safety), menjadi dua di antara masalah paling utama yang memicu indeks ketahanan pangan kebanyakan negara Asean masih dalam kondisi cekak. Oleh karena itu, kerja sama dalam upaya penguatan ketahanan pangan akan menjadi salah satu topik pembahasan prioritas dalam konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asean ke43 yang akan dilangsungkan di Jakarta, 5-7 September 2023. Dalam Keketuaan Asean Indonesia tahun ini yang mengusungkan tema Asean Matters Epicentrum of Growth, kerja sama penting lainnya yang juga didorong adalah bidang ketahanan energi, kesehatan, dan stabilitas keuangan. "Poin-poin (problem utama ketahanan pangan Asean) itu yang kita masukkan, ya yang mengenai availability, kemudian quality. Itu memang di Indonesia sedang pararel dilakukan (diatas)," kata Kepala Badan Pangan nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi kepada Investor Daily, Jumat (01/09/2023). (Yetede)
Tags :
#PanganPostingan Terkait
Bulog Ajukan Tambahan Modal Rp 6 Triliun
Politik Pangan Indonesia Picu Optimisme
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023