JARINGAN TELEKOMUNIKASI : 5G Kurangi Polusi Udara
President of Ericsson Indonesia Jerry Soper mengatakan teknologi digital, termasuk 5G akan menjadi aspek yang sangat penting untuk mengurangi separuh emisi karbon di setiap dekade hingga 2050 dalam memenuhi target pemanasan global yang tidak melebihi 1,5 derajat celcius. Jaringan broadband seluler dan digitalisasi tidak hanya akan membantu mentransformasi industri, tetapi juga mengurangi dampak iklim. Industri telekomunikasi bertanggung jawab atas 1,4% emisi global tetapi memiliki potensi untuk mengurangi 15% emisi global di sektor-sektor seperti transportasi dan manufaktur. “5G memungkinkan pengurangan emisi karbon 10x lebih banyak melalui transformasi industri dibandingkan dengan emisi yang dihasilkan oleh sektor ICT itu sendiri,” kata Jerry kepada Bisnis, Jumat (18/8). Sebagai perusahaan telekomunikasi dan jaringan multinasional asal Swedia, Jerry menerangkan base terpasang di Ericsson telah siap untuk 5G. Dari sisi lingkungan, digitalisasi memiliki potensi untuk mengurangi emisi karbon global hingga 15% pada tahun 2030. Global e-Sustainability Initiative memperkirakan bahwa 11 dari 17 target SDG dapat dipengaruhi secara langsung oleh teknologi digital.
Tags :
#TelekomunikasiPostingan Terkait
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023