;

Penurunan Biaya Provisi Mengatrol Laba Bank

Ekonomi Hairul Rizal 26 Jul 2023 Kontan
Penurunan Biaya Provisi Mengatrol Laba Bank

Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) masih berhasil melanjutkan pertumbuhan kinerja positif. Sepanjang semester pertama 2023, bank ini mengantongi laba bersih Rp 10,3 triliun atau tumbuh 17% secara tahunan. Perolehan laba BNI ditopang penurunan biaya provisi atau pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai aset yang cukup signifikan. Nilainya turun 29,5% secara tahunan jadi Rp 4,5 triliun. Sementara total pendapatan bank pelat merah ini hanya mencapai Rp 27,5 triliun, naik 1,34% secara tahunan. Pendapatan bunga bersihnya memang masih tumbuh 5,1% jadi Rp 20,6 triliun, tetapi pendapatan non bunga terkontraksi 8,3% jadi Rp 6,92 triliun. Direktur Utama BNI Royke Tumilaar mengatakan, pihaknya akan berupaya mengakselerasi pertumbuhan kinerja pada paruh kedua tahun ini. BNI yakin, masih ada ruang untuk tumbuh lebih baik. "Masih ada ruang untuk tumbuh lebih baik lagi yang akan kami akselerasi di semester dua,” ujar Royke, Selasa (25/7). Direktur International Banking BNI Silvano Rumantir menyebut, dalam lima tahun terakhir BNI mencetak pertumbuhan kredit rata-rata 9,5%, melalui jaringan bank di luar negeri. "Kinerja international banking masih jadi salah satu sumber utama di BNI dalam menjawab tantangan pertumbuhan global," kata dia.

Tags :
#Perbankan
Download Aplikasi Labirin :