Waswas Efek Kenaikan Tarif
JAKARTA – Mendengar kabar kenaikan tarif penyeberangan, Rahonna Kasim merasa waswas. Pengusaha logistik bahan pokok di Kota Ternate, Maluku Utara, ini membayangkan kenaikan harga bahan pokok di wilayahnya. Rahonna menyatakan hampir 90 persen distribusi bahan pokok dari Sulawesi Utara ke Maluku Utara menggunakan kapal feri. Sulawesi Utara pun menjadi salah satu daerah pemasok bahan pokok ke Ternate. Kenaikan tarif angkutan penyeberangan bakal menambah biaya logistik yang saat ini sudah tinggi. "Kalau benar-benar pemerintah berencana menaikkan tarif, jujur itu akan sangat memberatkan. Kami berharap sebaiknya itu dipertimbangkan," ujarnya kepada Tempo, kemarin, 24 Juli 2023. Mulai 3 Agustus 2023, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) akan menaikkan tarif di 29 lintasan penyeberangan di seluruh Indonesia. Kenaikan tarif secara nasional rata-rata sebesar 5 persen. Jalur Bitung (Sulawesi Utara)-Ternate (Maluku Utara) masuk daftar 29 lintasan penyeberangan yang tarifnya naik. (Yetede)
Postingan Terkait
Menakar Daya Tahan Momentum Elektrifikasi
Perang Global Picu Lonjakan Utang
Waspadai Dampak Perang pada Anggaran Negara
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023