;

Abai Mempertimbangkan Efisiensi Anggaran

17 Jul 2023 Tempo
Abai Mempertimbangkan Efisiensi Anggaran

Pemerhati penerbangan Alvin Lie mengkritik langkah Kepolisian RI membeli pesawat jet bekas seharga Rp 995,35 miliar. Pembelian pesawat Boeing 737-800 NG dengan nomor registrasi P-7301 itu dianggap tidak mempertimbangkan efisiensi anggaran. "Dari segi harga, pesawat Polri itu bisa dianggap terlalu mahal karena nanti membutuhkan anggaran perawatan rutin," kata Alvin saat dihubungi pada Ahad, 16 Juli 2023. Kepolisian RI membeli pesawat bekas Boeing 737-800 NG untuk menghadapi tahun politik 2024. Pesawat yang disebut dibeli dari perusahaan Irlandia yang berbasis di Dublin itu juga bakal digunakan untuk operasi Polri jika terjadi kerawanan dan gangguan di Indonesia. Menurut Alvin, Polri lebih baik menyewa daripada membeli pesawat. Sebab, jika membeli pesawat, Polri perlu juga menyiapkan biaya perawatan, jaminan ketersediaan suku cadang, pelatihan pilot dan teknisi, hingga mesin cadangan. Saat ini, kata dia, maskapai penerbangan komersial saja menghindari membeli pesawat. Dia menyebutkan sebagian besar pesawat yang dioperasikan maskapai Garuda dan kelompok penerbangan Lion pun menyewa dari lessor. "Jauh lebih menguntungkan sewa daripada beli. Pola ini berlaku internasional, tidak hanya di Indonesia."

Alvin menuturkan biaya operasional jenis pesawat tersebut diperkirakan sebesar US$ 2.000-2.200 (sekitar Rp 30 juta) per jam, dengan asumsi pesawat dioperasikan 200 jam per bulan. Dengan hitungan itu, kata dia, pembelian pesawat menjadi sangat tidak efisien karena jumlah pilot, teknisi, peralatan perawatan, dan persediaan suku cadang tetap harus ada meski dalam jumlah minimal. "Kalau hanya untuk menghadapi tahun Pemilu 2024, Polri tidak perlu membeli pesawat, sewa saja. Lebih praktis dan efisien," ujarnya. "Apalagi jika yang dibeli hanya satu pesawat." Guru besar politik dan keamanan Universitas Padjadjaran, Muradi, mengatakan kegentingan pembelian pesawat tersebut perlu dipertanyakan, meski nantinya menjadi aset Polri. Sebab, selama ini perjalanan dinas menggunakan pesawat komersial jauh lebih efisien daripada membeli pesawat yang juga bakal terbebani biaya perawatan. "Kapolri sebelumnya saja menggunakan pesawat komersial setiap melakukan perjalanan dinas," ucapnya. (Yetede)

Download Aplikasi Labirin :