Menampung Limpahan Wisatawan dari Singapura
Para pelaku bisnis pariwisata di Indonesia mengincar efek domino dari beberapa konser Coldplay dan Taylor Swift di Singapura yang akan berlangsung pada awal tahun depan. Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kepulauan Riau, Jimmy Ho, membenarkan banyak pelaku perhotelan dan biro perjalanan lokal yang berancang-ancang mengejar limpahan pasar dari agenda hiburan berkelas internasional tersebut. Selain menyita perhatian karena durasi yang panjang, kedua acara itu dianggap bisa mendongkrak mobilitas turis asing di kawasan Asia Tenggara, bahkan seluruh Asia. “Dengan banyaknya penonton dari luar Singapura, kami bisa ikut menawarkan akomodasi alternatif,” ujarnya kepada Tempo, kemarin. Semua tiket konser Coldplay, yang akan digelar selama enam kali di Negeri Singa, sudah habis terjual pada 20 Juni 2023. Live Nation, promotor Coldplay di Singapura, sebelumnya menyebutkan durasi singgah band asal Inggris itu diperpanjang karena tingginya antusiasme penonton, baik dari dalam maupun luar negeri. Agenda ini menarik perhatian lantaran sebelumnya Coldplay hanya akan menyinggahi empat kota di Asia dalam rangkaian tur dunia, yaitu Jakarta (Indonesia), Kuala Lumpur (Malaysia), Kaohsiung (Taiwan), serta Tokyo (Jepang).
Untuk promosi album bertajuk Music of the Spheres, Coldplay sempat hanya dijadwalkan tampil pada 23-27 Januari 2024 di Singapura. Belakangan, manajemen grup itu setuju untuk tampil lagi pada 30-31 Januari 2024. Singapura kian menjadi sorotan karena musikus kondang lain, Taylor Swift, juga turut tampil hingga enam hari. Menurut AEG Presents Asia, penyanyi wanita asal Pennsylvania, Amerika Serikat, itu tampil pada 2-4 dan 7-9 Maret 2024. Menurut Jimmy, pelaku bisnis pariwisata asal Kepulauan Riau sudah terbiasa menawarkan paket layanan ke negara tetangga lewat perwakilan bisnis ataupun kemitraan agen. Paket yang diutamakan, kata dia, biasanya berisi bundling atau campuran layanan kapal feri, kamar hotel, serta atraksi atau tur wisata. “Selain konser, banyak tamu yang sekalian datang ke Singapura untuk city living (wisata kota). Kami bisa menawarkan kunjungan ke Batam dan Bintan untuk nature living,” tuturnya. (Yetede)
Tags :
#PariwisataPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023