DIVERSIFIKASI PANGAN : Rumput Laut Cokelat Jadi Alternatif
Siapa sangka rumput laut cokelat memiliki potensi menjanjikan sebagai alternatif sumber pangan di masa depan.Amir Husni, akademisi bidang Teknologi Hasil Perikanan Universitas Gadjah Mada (UGM), mengungkapkan bahwa komoditas kelautan itu sudah banyak dimanfaatkan oleh masyarakat di kawasan Asia Timur, seperti Jepang, Korea Selatan, dan China sebagai bahan makanan penting.“Rumput laut kaya nutrisi dan telah banyak klaim sebagai sumber polisakarida, mineral, protein, vitamin, serta beberapa fisikokimia,” katanya saat pidato pengukuhannya sebagai Guru Besar Fakultas Pertanian UGM, Selasa (13/6) di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.Bahkan, imbuhnya, beberapa penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi makanan laut secara teratur, termasuk rumput laut banyak memberikan manfaat bagi kesehatan dan harapan hidup yang lebih lama.
Mengutip hasil riset Seafood Source, Amir memperkirakan bahwa pada 2024 pasar rumput laut global bakal tumbuh hingga US$22,1 miliar.”Penelitian dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa rumput laut sebagai organisme memiliki potensi untuk menyediakan zat dan senyawa bioaktif baru yang diperlukan untuk nutrisi dan kesehatan manusia,” jelasnya.
Bahkan, produktivitas rumput laut di Indonesia secara umum berada di kisaran 9,12 juta ton pada periode 2021. Dari jumlah tersebut, nilai produksinya diperkirakan mencapai angka Rp48 triliun.
Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono bakal mengakselersi penghiliran rumput laut mulai 2023.
Tags :
#PanganPostingan Terkait
MA Resmi Hentikan Ekspor Pasir Laut
Dampak Blokade Selat Hormuz pada Logistik Laut
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023