INDUSTRI PARIWISATA : GELIAT KUAT BISNIS WISATA
Pemerintah percaya diri industri pariwisata nasional bisa pulih lebih cepat sejalan dengan sejumlah kegiatan berskala nasional hingga internasional yang digelar di Indonesia. Geliat kuat bisnis pariwisata di Tanah Air bisa tergambar dalam ajang pameran bertajuk DiIndonesiaAja Travel Fair (DIATF) 2023. Pameran pariwisata yang digelar di salah satu mal terbesar di bilangan Kasablanka Jakarta Selatan itu tampak meriah. Kondisi itu membuktikan industri pariwisata mulai bergerak lincah setelah terdampak pandemi Covid-19 nyaris 3 tahun lamanya. Apalagi, Indonesia sudah tidak lagi mengenakan kebijakan pembatasan mobilitas setelah mencabut pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) sejak akhir tahun lalu. Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo mengatakan geliat bisnis pariwisata sudah menemukan bentuknya pada awal tahun ini. Menurutnya, tren kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia juga sudah memperlihatkan perbaikan dibandingkan tahun lalu. Selama kuartal I/2023, dia mencatat total kunjungan wisman ke Indonesia sudah mencapai sekitar 2,24 juta. Khusus pada Maret 2023, kunjungan wisman bahkan lebih dari 800.000 kunjungan.
Dengan bukti tersebut, Angela optimistis total kunjungan wisman sepanjang tahun ini bisa melebihi target yang dicanangkan oleh pemerintah sekitar 8,5 juta kunjungan. “Kalau kita pukul rata per bulannya sekitar 700.000 , target 8,5 juta pasti tercapai. Dengan dukungan bapak ibu sekalian kita bisa hampir 10 juta kunjungan sampai akhir tahun,” katanya saat memberikan sambutan dalam acara Opening Ceremony DIATF 2023, Jumat (19/5). Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Asosiasi Travel Agent Indonesia (Astindo) Pauline Suharno menyatakan kegiatan pameran DIATF 2023 merupakan langkah konkret asosiasi menggerakkan masyarakat untuk bepergian di dalam negeri. “Kegiatan ini juga memberi dampak positif bagi para pengusaha lokal, terutama travel agent konvensional yang sempat terdampak selama pandemi,” kata Pauline. Sementara itu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi berkomitmen membangun, meningkatkan peran, serta menghubungkan berbagai destinasi pariwisata di dalam negeri. Dia berharap kebijakan itu menjadi sumber pendapatan tidak hanya bagi negara, tetapi juga bagi pemerintah daerah, serta masyarakat setempat.
Tags :
#PariwisataPostingan Terkait
Ketahanan Investasi di Sektor Hulu Migas
RI Kembangkan Industri Pesawat Amfibi
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023