;

Bank Berbenah Sistem Keamanan Digital

Bank Berbenah Sistem Keamanan Digital

JAKARTA - Industri perbankan berupaya meningkatkan sistem keamanan digital sesuai dengan arahan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) setelah kebocoran data dan serangan siber yang menimpa PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) pada 8 Mei 2023. Bank swasta nasional PT Bank Central Asia Tbk (BCA) berkomitmen menerapkan pengamanan dengan standar berlapis, manajemen risiko, serta akuntabilitas. Executive Vice President Corporate Communication & Social Responsibility BCA, Hera F. Haryn, menuturkan pengamanan ekstra memang dibutuhkan di tengah pesatnya inovasi layanan yang diberikan untuk memastikan transaksi nasabah berjalan aman dan andal. "Fokus kami adalah menjaga data dan transaksi digital nasabah tetap aman serta terhindar dari kebocoran data," ujarnya kepada Tempo, kemarin

Dia menjelaskan, sumber daya manusia kerap menjadi rantai yang paling lemah dalam keamanan digital. Karena itu, selain memastikan sumber daya manusia yang profesional dan berintegritas, BCA melakukan edukasi berkelanjutan kepada nasabah sebagai prioritas. Edukasi dan sosialisasi ditempuh melalui berbagai platform dan media, salah satunya mengenai modus penipuan social engineering serta langkah antisipatif agar nasabah tidak terkena serangan siber.

Hera menjelaskan, BCA menerapkan pengamanan tersertifikasi ISO 27001 untuk menerapkan standardisasi sistem manajemen keamanan informasi, serta standar keamanan data industri kartu pembayaran untuk keamanan transaksi kartu kredit. "Kami juga menggunakan pengamanan berlapis dari perangkat keamanan terbaru dan andal, baik di sistem komputer, jaringan, aplikasi, maupun data," ucapnya. Adapun salah satu sistem yang diterapkan untuk mengamankan data nasabah adalah data loss prevention. (Yetede)

Tags :
#Perbankan
Download Aplikasi Labirin :