Harga Gula Melonjak, Gapmmi Kaji Kenaikan Harga Mamin
JAKARTA, ID – Melonjaknya harga raw sugar mendorong Gabungan Produsen Makanan Minuman Indonesia (Gapmmi) mengkaji kemungkinan menaikkan harga produk makanan dan minuman (mamin). Harga gula mentah dalam kontrak berjangka sudah naik 36,8% dari US$ 19 sen per pon ke US$ 26 sen per pon secara year to date, berdasarkan data Trading Economics. “Saat harga gula mentah US$ 19 sen per pon atau sekitar Rp 3 ribu per kg, setelah diolah menjadi gula rafinasi dijual dengan harga Rp 6 ribu-7 ribu per kg. Dengan harga yang sekarang, maka harga jualnya menjadi di atas Rp 10.000 per kg gula rafinasi,” kata Ketua Umum Gapmmi Adhi S Lukman di Kemenperin, Jakarta, Rabu (10/05/2023). Adhi mengungkapkan, Gapmmi sedang risau atas kenaikan harga raw sugar tersebut. Jika berlanjut, mereka membuka kemungkinan untuk menaikkan harga Mamin. Adhi mengatakan, saat ini, jarak antara harga gula rafinasi untuk industri dan harga gula konsumsi masyarakat umum sudah semakin kecil. Berdasarkan Peraturan Badan Pangan Nasional (Perbadan) Nomor 11 Tahun 2022, Harga Acuan Pembelian/Penjualan (HAP) gula konsumsi di tingkat produsen ditetapkan Rp 11.500 per kg dan di tingkat konsumen Rp 13.500 per kg untuk ritel modern. (Yetede)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023