Harga Minyak Terpengaruh Pertemuan The Fed
TOKYO,ID- Harga minyak dunia dilaporkan turun pada Senin (01/5/2023) menyusul kekhawatiran dampak ekonomi dari rapat The Fed, yang berpotensi menaikkan suku bunga dan data manufaktur Republik Rakyat Tiongkok (RRT) yang lebih lemah melebihi dukungan dari pemangkasan suplai OPEC+ yang berlaku bulan ini. The Fed yang dijadwalkan melakukan pertemuan pada 23 Mei, diperkirakan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis point. Nilai tukar dollar AS pun dilaporkan menguat terhadap sekelompok mata uang asing pada Senin, sehingga membuat harga minyak menjadi lebih mahal bagi para pemegang mata uang lainnya. Harga acuan minyak mentah Brent turun 97 sen, atau 1,2% menjadi US$ 79,36 per barel pada pukul 13.42 GMT, sementara harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) turun US$ 1,44, atau 1,9%, dan diperdagangakan pada US$ 75,34. "Kegagalan mencapai level yang lebih tinggi diatas US$ 80,50 untuk Brent menunjukkan berlanjutnya minat jual ditengah-tengah kekhawatiran pertumbuhan/permintaan yang telah diketahui," kata Kepala Strategi Komoditas di Saxo Bank Ole Hansen, yang dilansir Reuters. (Yetede)
Tags :
#MinyakPostingan Terkait
Eskalasi Konflik Amerika Serikat – Iran
Potensi Tekanan Tambahan pada Target Pajak
Amankan Pasokan BBM Dalam Negeri
Lonjakan Harga Komoditas Panaskan Pasar
Waspadai Dampak Perang pada Anggaran Negara
Kenaikan Harga Minyak Dongkrak Saham Energi
Harga Energi Naik-Turun, Investor Perlu Cermat
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023