SDM Terlatih Pimpin Industri Berevolusi
Dengan pelatihan, keterampilan SDM untuk menerapkan teknologi terbaru dalam Revolusi Industri 4.0 akan termutakhirkan sehingga dapat memimpin transformasi manufaktur. Industri makanan-minuman menjadi salah satu sektor manufaktur yang enggan ketinggalan memanfaatkan kesempatan pelatihan SDM dalam menyokong revolusi industri keempat. ”Setelah Hannover Messe ini, selama 2-3 tahun ke depan terdapat pelatihan yang dapat diikuti oleh 800 perusahaan anggota Gabungan Produsen Makanan dan Minuman Indonesia (Gapmmi). Totalnya sekitar 1.200 orang di tingkat manajerial (akan mengikuti pelatihan),” tutur Dirjen Industri Agro Kemenperin Putu Juli Ardika saat ditemui di sela pameran teknologi Hannover Messe 2023, Minggu (16/4) di Hannover, Jerman.
Materi pelatihan ini berorientasi pada penerapan teknologi dalam Revolusi Industri 4.0. Sejak empat tahun lalu, Kemenperin telah memfasilitasi bimbingan teknis dengan materi serupa yang menggandeng Siemens Indonesia untuk pelaku agro industri. Berbeda dengan bimbingan yang sudah berjalan itu, Putu menyatakan, pelatihan kali ini sudah diselaraskan dengan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia dan peserta dapat memperoleh sertifikat. Head of Vertical Sales Siemens Indonesia Danu Nugroho memaparkan, materi untuk manajer utamanya perihal penerapkan Revolusi Industri 4.0 beserta manfaat yang diperoleh. Manajer yang dapat mengikuti pelatihan mesti cakap berbahasa Inggris serta dapat mengembangkan materi yang diperoleh dalam industri masing-masing di Indonesia.(Yoga)
Postingan Terkait
Ketahanan Investasi di Sektor Hulu Migas
RI Kembangkan Industri Pesawat Amfibi
Kopdes Merahputih mendapat dukungan Bank Mandiri
Ancaman Deindustrialisasi & Nasib Buruh
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023