Telkom Persiapkan FMC Jadi Bisnis Masa Depan
JAKARTA, ID- PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk sedang mempersiapkan penggabungan dua lini usahanya, yaitu PT Telkomsel yang bergerak di layanan mobile seluler dan IndiHome yang bergeral di layanan kabel fiber optik broadband. Kedua entitas tersebut akan digabungkan menjadi layanan fixed mobile (FMC). Perseroan memproyeksikan bahwa bisnis FMC merupakan suatu keniscayaan dan akan menjadi bisnis masa depan. Direktur Utama PT Telkom Ririek Ardiansyah mengatakan, ke depan, industri telekomunikasi (telko) mekin menantang. Hal ini dipicu karena semakin menurunnya harga paket internet/data (broadband)) per unit satuannya. " Karena itu, margin (perusahaan telekomunikasi) akan semakin tertekan. Kita sebagai operator telko harus melakukan berbagai hal, salah satunya bagaimana mengefisiensi biaya capital expenditure (capex) dan operasional expenditure (opex). Nah itu, Industri. Ririek menjelaskan, pada bisnis seluler, harga layanan data di Indonesia saat ini menjadi yang termurah kedua di dunia, yaitu hanya US$ 0,3 per Gigabit (GB). Indonesia hanya berada dibawah India dengan harga US$ per GB. Sedangkan diatas Indonesia bertengger Filipina dengan harga US$0,4 per GB. (Yetede)
Tags :
#TelekomunikasiPostingan Terkait
Prospek Perbaikan Ekonomi di Paruh Kedua Tahun
Peluang Bisnis PT Garuda Indonesia
Perang Global Picu Lonjakan Utang
Lonjakan Harga Komoditas Panaskan Pasar
Waspadai Dampak Perang pada Anggaran Negara
Harga Energi Naik-Turun, Investor Perlu Cermat
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023