HARGA BERAS : Bapanas Lobi Penggilingan Padi
Badan Pangan Nasional mendapatkan komitmen dari 25 penggilingan padi skala besar dengan volume 60.000 ton beras kepada Perum Bulog untuk cadangan beras pemerintah. Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi mengatakan bahwa komitmen itu diperoleh guna memenuhi kebutuhan beras menjelang Lebaran. Dalam waktu dekat, dia berharap mendapatkan kesepakatan lagi sebanyak 160.000 ton beras untuk Bulog. “Mudah-mudahan 160.000 masih bisa. Karena banyak juga penggilingan padi di tiap-tiap provinsi. Supaya membantu stok Bulog untuk membantu sebelum Lebaran,” ucapnya di Kemenko Perekonomian dalam Konferensi Pers tentang Kesepakatan Mitra Penggilingan Padi dengan Bulog yang batal digelar, Senin (20/3). Ketua Umum Persatuan Pengusaha Penggilingan Padi Dan Beras Indonesia (Perpadi) Sutarto Alimoeso mengatakan, jika harga gabah tidak bisa dikendalikan oleh pemerintah atau terus bertengger di atas Rp5.500 per kg, pelaku usaha penggilingan padi menengah kecil tidak bisa menjual beras kepada Bulog dengan harga Rp9.950 per kg, sesuai yang ditetapkan pemerintah. Dia berharap agar harga pembelian pemerintah (HPP) segera diundangkan agar petani dan penggilingan mempunyai patokan harga yang resmi.
Postingan Terkait
Bulog Ajukan Tambahan Modal Rp 6 Triliun
Politik Pangan Indonesia Picu Optimisme
Lonjakan Harga Komoditas Panaskan Pasar
Waspadai Dampak Perang pada Anggaran Negara
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023