Harga Beras Bertahan Tinggi, Harga Gabah Anjlok
Tingginya harga beras masih menjadi penyumbang utama inflasi hingga bulan lalu. Namun, harga gabah kering panen di tingkat petani justru makin anjlok. Curah hujan yang tinggi membuat harga gabah kering panen (GKP) di tingkat petani turun. Selain faktor cuaca, penurunan harga gabah dinilai turut disebabkan meluasnya area panen serta pemberlakuan harga batas atas dan bawah gabah dan beras yang ditetapkan pemerintah. BPS mencatat, tingkat inflasi bulanan dan tahunan pada Februari 2023 masing-masing 0,16 % dan 5,47 %. Andil beras terhadap inflasi mencapai 0,08 % secara bulanan dan 0,32 % secara tahunan.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini dalam konferensi pers, Rabu (1/3) menjelaskan, curah hujan yang tinggi sepanjang Februari 2023 membuat kualitas gabah menurun. Hal ini menyebabkan penggilingan harus mengeluarkan ongkos produksi lebih tinggi dibandingkan produksi sebelumnya. ”Ada kenaikan ongkos produksi yang dibebankan pada harga jual di tingkat penggilingan,” ujarnya. Sejak Senin (27/2) hingga Rabu (1/3), hujan terjadi di sejumlah sentra padi di Jabar dan Jateng, antara lain di Cikarang, Karawang, Subang, Indramayu, Pekalongan, Semarang, dan Sragen. Sejumlah areal persawahan di wilayah itu, seperti di Cikarang, Karawang, dan Subang, juga terendam banjir. (Yoga)
Tags :
#BerasPostingan Terkait
Prospek Perbaikan Ekonomi di Paruh Kedua Tahun
Lonjakan Harga Komoditas Panaskan Pasar
Waspadai Dampak Perang pada Anggaran Negara
Kenaikan Harga Minyak Dongkrak Saham Energi
Harga Energi Naik-Turun, Investor Perlu Cermat
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023