;

Suku Bunga dan Tekanan Inflasi

Ekonomi Yoga 21 Jan 2023 Kompas
Suku Bunga dan Tekanan Inflasi

Seperti diprediksi, BI kembali menaikkan bunga acuan 25 basis poin ke 5,75 %. Langkah ini mampu meredakan inflasi yang naik akibat kenaikan harga BBM dan barang impor. BI menjelaskan, kenaikan bunga acuan ini dimaksudkan untuk mengembalikan inflasi inti ke target 2-4 % pada semester I-2023 (Kompas, 20/1). Dengan inflasi inti serta inflasi umum per Desember 2022 tercatat 3,36 % dan 5,51 % (yoy) di atas sasaran 2-4 %. Para pengamat sebelumnya sudah memprediksi, BI masih akan agresif  menaikkan bunga acuan, 3-4 kali tahun ini, dengan suku bunga di akhir 2023 diprediksi 6,0-6,5 %. Sejak Agustus 2022, BI tercatat enam kali menaikkan suku bunga dengan total kenaikan 225 basis poin (bps).

Hanya sedikit pengamat yang meyakini BI untuk sementara menahan suku bunga kali ini. Alasan mereka, meskipun masih dihadapkan pada inflasi global yang tinggi dan tren kenaikan suku bunga acuan yang agresif di negara-negara maju,tekanan inflasi di dalam negeri relatif terkendali beberapa bulan terakhir. Demikian pula tekanan terhadap rupiah, dengan nilai tukar rupiah sempat terkoreksi. Di satu sisi, kenaikan suku bunga BI bisa menahan inflasi, tetapi pada saat yang sama, naiknya suku bunga bisa berdampak pada pertumbuhan sektor riil, konsumsi dalam negeri, dan pertumbuhan ekonomi. Keseimbangan dan ramuan bauran kebijakan yang tepat menjadi penting. (Yoga)


Tags :
#Bunga #Inflasi
Download Aplikasi Labirin :