;

Strategi MI Kelola Reksadana Saat IHSG Loyo di Awal Tahun

Ekonomi Hairul Rizal 10 Jan 2023 Kontan
Strategi MI Kelola Reksadana Saat IHSG Loyo di Awal Tahun

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan kinerja negatif di awal 2023 dengan penurunan 2,37% ke level 6.688,26 per Senin (9/1). Meskipun begitu, para manajer investasi optimistis reksadana saham tetap menjadi pilihan investasi menarik di tahun ini. Investment Specialist Sucorinvest Asset Management Caroline Hanni mengatakan, IHSG akan bergerak stabil cenderung naik. Ini didukung posisi Indonesia yang masih diuntungkan harga komoditas dan meningkatnya konsumsi domestik. Caroline melihat, harga komoditas energi masih bertahan pada level tinggi karena disrupsi pasokan. Melihat situasi ini, Caroline menyebut, Sucorinvest AM akan lebih defensif dalam mengelola portofolio reksadana saham dan campuran. Pasalnya, sentimen negatif global mendorong aksi jual investor asing, sehingga meningkatkan volatilitas pasar saham. Tahun ini, Sucorinvest AM akan menerapkan strategi active indexing dengan fokus pada saham bluechip dari sektor energi, perbankan, telekomunikasi, dan infrastruktur. Caroline memperkirakan, imbal hasil reksadana saham tahun ini sedikit lebih rendah dari 2022, yakni sekitar 5%-8%. Ini sejalan dengan target IHSG di akhir 2023 di 7.300-7.400. Di 2022 lalu, reksadana saham Sucorinvest, seperti Sucorinvest Equity Fund dan Sucorinvest Maxi Fund, masing-masing memberi

Tags :
#Saham
Download Aplikasi Labirin :