RUANG PERKANTORAN : Co-Working Space Tertahan PHK Startup
Penghentian kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM oleh pemerintah belum mampu mengembalikan kinerja buram layanan sewa perkantoran pada tahun ini.Senior Associate Director Office Services Colliers Ricky Tarore mengatakan, pangsa pasar untuk layanan sewa perkantoran atau untuk co-working space selama ini menyasar pekerja startup. Sayangnya, saat ini industri startup dihantui oleh pemutusan hubungan kerja (PHK) yang berimpak pada penurunan kinerja sektor tersebut.“Dengan banyaknya startup yang tidak bisa bertahan mengurangi market dari co-working space itu sendiri,” kata Ricky, dikutip Kamis (5/1).
Apalagi, kinerja bisnis co-working space sudah mengalami tren penurunan sebelum pandemi Covid-19 melanda.
“Hybrid system di 2023 masih berjalan. Belum semua perusahaan mau menerapkan 100% WFO [work from office], walaupun ada dari perusahaan yang sektor-sektornya penting,” ujarnya.Di sisi lain, salah satu penyedia co-working space asal New York, Amerika Serikat, yaitu WeWork justru melaporkan adanya peningkatan tingkat hunian di sejumlah perkantoran yang disewakannya di Jakarta. Tercatat pendapatan WeWork meningkat 19% secata tahunan pada kuartal II/2022.
Postingan Terkait
Kemenaker Siaga Hadapi Gelombang PHK
Ancaman Deindustrialisasi & Nasib Buruh
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023