;

Operasi Pasar Capai Rekor

Lingkungan Hidup Yoga 23 Dec 2022 Kompas
Operasi Pasar
Capai Rekor

Hingga Kamis (22/12) realisasi penyaluran cadangan beras pemerintah melalui program ketersediaan pasokan dan stabilisasi harga atau operasi pasar mencapai 1,2 juta ton, yang dinilai terbesar dan mencerminkan tingginya harga beras di pasaran. Dirut Perum Bulog Budi Waseso, dalam keterangannya, Kamis (22/12) menyatakan, angka penyaluran beras melalui operasi pasar itu merupakan yang terbesar sepanjang sejarah berdirinya Bulog. Jumlahnya masih akan bertambah hingga akhir tahun. Enam tahun terakhir, realisasi operasi pasar beras tak setinggi tahun ini. Jumlah penyaluran cadangan beras pemerintah (CBP) untuk operasi pasar tahun 2016, misalnya, 303.041 ton. Sementara pada 2017 mencapai 58.100 ton, lalu berturut-turut 544.716 ton (2018), 617.497 ton (2019), 1,027 juta ton (2020), dan 767.868 ton (2021). Dengan adanya tambahan stok CBP dari impor, Budi menambahkan, Bulog akan menggelar operasi pasar secara masif. Sebelumnya, pemerintah menugaskan Bulog mengimpor beras 200.000 ton hingga akhir 2022 dan 300.000 ton pada awal 2023. Menurut Budi, kebijakan impor dapat menahan laju kenaikan harga beras, salah satunya dari sisi psikologis.

Realisasi impor menunjukkan adanya kepastian suplai. Begitu pasar tahu, harga beras dapat mulai terkendali. Per Kamis, stok beras yang dikelola Bulog mencapai 399.000 ton, terdiri dari beras komersial 212.000 ton, CBP serapan dalam negeri 167.000 ton, dan CBP impor 20.000 ton. Realisasi pengadaan dalam negeri hingga kini mencapai 991.000 ton, sedangkan impor 20.103 ton. Menurut anggota Dewan Penasihat Perhimpunan Ekonomi Pertanian Indonesia (Perhepi) Bayu Krisnamurthi, besarnya jumlah penyaluran CBP untuk operasi pasar mencerminkan tingginya harga beras di pasar. Harga beras yang tinggi saat ini disebabkan kenaikan ongkos produksi, terutama pupuk dan energi, serta kebijakan fleksibilitas yang memperbolehkan Bulog menyerap gabah/beras di atas harga pembelian pemerintah yang ditetapkan Rp 4.200 per kg untuk gabah kering panen di petani dan Rp 8.300 per kg untuk beras. Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok Kemendag menunjukkan, harga beras medium per Kamis (22/12) Rp 11.200 per kg, lebih tinggi dibandingkan tanggal yang sama tahun sebelumnya Rp 10.300 per kg. (Yoga)


Tags :
#Beras
Download Aplikasi Labirin :