RUMAH SUBSIDI, Pengembang Akan Inisiatif Naikkan Harga
Sebagian pengembang akan mengambil inisiatif menaikkan harga rumah sederhana untuk segmen masyarakat berpenghasilan rendah. Pengembang perumahan mengaku terbebani dengan biaya produksi yang terus meningkat, sedangkan patokan harga rumah bersubsidi tidak kunjung ada penyesuaian dalam tiga tahun terakhir. Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Persatuan PerusahaanReal Estat Indonesia (DPP REI) Paulus Totok Lusida mengemukakan, pihaknya masih terus menunggu janji pemerintah untuk menyesuaikan harga patokan rumah sederhana bersubsidi dengan kenaikan 7 %, setelah tiga tahun terakhir tidak ada perubahan. Jika tidak ada kejelasan penyesuaian harga patokan rumah bersubsidi, pihaknya memperkirakan mulai tahun depan pengembang rumah bersubsidi akan berinisiatif menaikkan harga rumah karena arus kas dinilai sudah tidak bisa menutup biaya produksi. Dampaknya,harga rumah sederhana berpotensi naik 25 % dari patokan harga rumah bersubsidi saat ini.
Komponen kenaikan itu meliputi 7 % kenaikan harga rumah serta 17,5 % biaya PPN, PPh, serta bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB) yang harus ditanggung konsumen. Selama ini, skema rumah bersubsidi dibebaskan dari komponen biaya pajak tersebut. ”Dampaknya, target penyaluran rumah bersubsidi dan penuntasan backlog rumah bisa terancam,” kata Totok, dalam konferensi pers Rapat Kerja Nasional (Rakernas) REI 2022 bertemakan ”Momentum Bangkitnya Industri Properti Indonesia”, di Jakarta, Selasa (13/12). Harga rumah bersubsidi saat ini dipatok antara Rp 150 juta dan Rp 168 juta, yang terbagi menurut zonasi. Sekjen Kementerian PUPR Mohammad Zainal Fatah mengatakan, pihaknya berharap REI terus mengupayakan inovasi baru yang dapat mempercepat pencapaian target penyediaan rumah sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional. Setelah melewati masa sulit pandemi, sektor perumahan juga diharapkan cepat bangkit kembali dan menjadi penopang ekonomi nasional. (Yoga)
Tags :
#PerumahanPostingan Terkait
Prospek Perbaikan Ekonomi di Paruh Kedua Tahun
Potensi Tekanan Tambahan pada Target Pajak
Lonjakan Harga Komoditas Panaskan Pasar
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
Waspadai Dampak Perang pada Anggaran Negara
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023