Alarm Stok Beras
JAKARTA-Lima hari berlalu sejak Komisi Pangan Dewan Perwakilan Rakyat meminta Kementerian Pertanian menyediakan beras sebanyak 600 ribu ton untuk diserap Bulog. Namun hingga kemarin, pasokan tambahan beras untuk perusahaan pangan pelat merah itu masih jauh panggang dari api. "per pagi ini (kemarin) terealisasi 31 ribu ton," ujar Kepala Bagian Humas dan Kelembagaan Bulog, Tomi Wijaya, kepada Tempo pada Selasa, 29 November 2022. Pemerintah menugaskan Bulog untuk segera menambah jumlah beras di gudangnya lantaran dalam sebulan perseroan diperkirakan bisa menyalurkan 150 ribu ton beras untuk KPSH dan program lainnya. Artinya, tanpa tambahan pasokan yang memadai, Badan Pangan Nasional memperkirakan cadangan beras Bulog hanya berada di kisaran 342 ribu ton. Presiden Jokowi, tutur Zulkifli Hasan, bahkan telah memerintahkan Bulog untuk menyerap beras dengan harga komersial atau diatas harga pembelian pemerintah Rp8.320 per kilogram, yakni Rp 10.200 per kilogram. Kelonggaran tersebut diberikan agar Bulog bisa bersaing dengan perusahaan swasta dalam menyerap beras. Namun, hingga kemarin, harapan tersebut tidak kunjung tercapai. (Yetede)
Tags :
#BerasPostingan Terkait
Potensi Tekanan Tambahan pada Target Pajak
Politik Pangan Indonesia Picu Optimisme
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
Waspadai Dampak Perang pada Anggaran Negara
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023