Industri Kecil dan Menengah Digandeng Masuk Rantai Pasok
Pemerintah menggandeng industri kecil dan menengah atau IKM untuk masuk rantai pasok industri berskala besar. Upaya ini diharapkan bisa mendongkrak kinerja industri manufaktur dalam negeri yang menunjukkan perlambatan mendekati zona kontraksi. Kondisi itu terjadi seiring perekonomian global yang sedang lesu. Dalam acara ”Temu Bisnis IKM Alat Angkut dengan Tier APM dan Industri Besar”, Selasa (1/11) di Jakarta, pemerintah menggandeng Kadin Indonesia, PT Astra Honda Motor (AHM), dan lembaga pembiayaan. Acara tersebut menghasilkan kesepakatan yang dituangkan melalui penandatanganan nota kesepahaman (MOU) antara 31 IKM dan 14 perusahaan tier AHM.
Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita dalam acara tersebut mengatakan, untuk menjaga industry manufaktur tetap ekspansif di tengah kondisi ekonomi global yang lesu, pemerintah melakukan langkah antisipasi. Salah satunya menggandengIKM masuk ke rantai pasok industri. ”Penting untuk mempertemukan IKM dengan industry besar karena banyak industry besar belum tahu kekuatan industri kecil. Industri besar belum tahu suplainya bisa didapat dari industri kecil. Selain itu, kegiatan ini juga penting untuk memperkuat rantai pasok yang bisa menciptakan kemandirian dalam industri manufaktur,” ujar Agus. (Yoga)
Tags :
#IKMPostingan Terkait
Optimalkan Kekuatan Ekonomi Domestik
RI Kembangkan Industri Pesawat Amfibi
Danantara Gencar Himpun Pendanaan
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023