Jerman Menuju Resesi
Jerman semakin dekat menuju resesi ekonomi. Setelah hasil survei manufaktur yang dirilis Senin (24/10) menunjukkan kontraksi di sektor manufaktur zona euro semakin dalam. “Tanda-tandanya semakin kuat negara ekonomi terbesar zona euro ini menuju resesi,” kata S&P Global Market Intelligence saat merilis indeks pembelian para manajer atau PMI zona euro untuk Oktober 2022, seperti dikutip AFP. PMI zona euro pada Oktober 2022 turun menjadi 47,1 dari 48,1 bulan sebelumnya. PMI tersebut sudah empat bulan berturut-turut turun dan mencatatkan penurunan tercepat dalam dua tahun terakhir disebabkan lonjakan inflasi serta kenaikan tajam harga energi. Pada saat yang sama, PMI Jerman turun menjadi 44,1 dari 45,7 pada September 2022. Angka ini PMI ini bila menunjukkan angka di bawah 50 berarti mengisyaratkan kontraksi ekonomi.
Penurunan kegiatan ekonomi di zona euro juga terdampak oleh perang Rusia di Ukraina. Yang sudah berlangsung delapan bulan dan telah merusak pasokan energi ke Eropa. Angka PMI Jerman itu dilaporkan adalah yang terendah sejak masa-masa penutupan kegiatan usaha akibat pandemi Covid-19. Penurunan kegiatan ekonomi di Jerman itu juga dialami oleh sektor barang dan jasa. Walaupun belum berdampak ke pasar tenaga kerja. Sebelumnya hasil sur vei terpisah menunjukkan bahwa para pengusaha di Jerman sangat pesimistis melihat prospek bisnis satu tahun ke depan. “Resesi zona euro semakin tidak terhindarkan. Krisis energi yang me[1]nimpa kawasan ini tetap menjadi sumber kecemasan besar dan menyeret turun kegiatan ekonomi, khususnya di sektor-sektor padat energi,” kata Chris Williamson, kepala ekonom bisnis S&P Global Market Intelligence. (Yoga)
Postingan Terkait
Danantara Gencar Himpun Pendanaan
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023