Pendanaan Energi Terbarukan Masih Kurang
Menurut penulis utama Indonesia Sustainable Finance Outlook (ISFO), Ichsan Hafiz, dalam acara ISFO 2023, Senin (17/10) di Jakarta, pengembangan sektor energi terbarukan di Indonesia membutuhkan Rp 3.779 triliun secara kumulatif dari 2020-2030 atau Rp 343,6 triliun per tahun. Namun, alokasi APBN hanya Rp 112,74 triliun per tahun. Indonesia perlu mencari sumber pendanaan baru. (Yoga)
Postingan Terkait
Anggaran 2025 Terancam Membengkak
28 Jun 2025
Regulasi Perumahan perlu direformasi
26 Jun 2025
Perang Global Picu Lonjakan Utang
25 Jun 2025
Aturan Baru Jadi Tantangan Industri
25 Jun 2025
Waspadai Dampak Perang pada Anggaran Negara
24 Jun 2025
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023