;

Biaya Logistik Masih Tinggi Meski Tarif Kapal Turun

Ekonomi Hairul Rizal 19 Sep 2022 Kontan (H)
Biaya Logistik Masih Tinggi Meski Tarif Kapal Turun

Seiring meredanya pandemi Covid-19, tarif jasa angkutan kapal (freight rate) untuk pelayaran internasional menurun. Namun tren penurunan freight rate belum sepenuhnya terasa bagi eksportir dan importir nasional. Seturut berakhirnya lockdown di sejumlah pelabuhan utama dunia, arus barang dan kapal, serta ketersediaan kontainer kembali normal. " Freight rate internasional sudah banyak yang turun," kata Carmelita Hartoto, Ketua Umum DPP Indonesian National Shipowners Association (INSA), kemarin. Mengacu data fbx.freightos.com, freight rate global per 16 September 2022 di posisi US$ 4.653. Angka itu turun 58% dari posisi puncak US$ 11.109, per 10 September 2021. Direktur Utama PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR) Bani Maulana Mulia mengatakan, SMDR masih mengimplementasikan freight rate yang relatif tinggi. "Kami memakai contract rate, bukan spot rate. Artinya kontrak yang kami pegang masih memakai freight rate tinggi," ucap dia. Ketua Umum Dewan Pemakai Jasa Angkutan Laut Indonesia (Depalindo) Toto Dirgantoro mengakui kinerja logistik kapal Indonesia masih kalah dibandingkan Vietnam dan Thailand. Alhasil, biaya logistik bisa berdampak pada level kompetitif suatu produk di pasar ekspor. "Dua negara ini menjadi benchmark kita. Kalau bisa mengimbangi mereka, maka bagus bagi ekspor Indonesia," kata dia.

Tags :
#Transportasi
Download Aplikasi Labirin :