Hasil Lelang SUN di Atas Target Indikatif
Direktorat Jenderal Pembiayaan dan Pengelolaan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyerap pembiayaan Rp 19,06 triliun dari hasil lelang surat utang negara (SUN), Selasa (2/8). Jumlah itu di atas target indikatif Rp 15 triliun, namun di bawah target maksimal Rp 22,5 triliun. Direktur SUN Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Deni Ridwan mengatakan, dalam lelang kali ini, total penawaran yang masuk mencapai Rp 36,91 triliun, naik dari lelang sebelumnya Rp 29,46 triliun. Hal menarik, minat investor asing di pasar perdana meningkat 46% jika dibandingkan lelang sebelumnya, dari Rp 4,76 triliun menjadi Rp 6,95 triliun. Minat investor asing masih tertuju pada SUN tenor lima dan 10 tahun, dengan total awarded bids sebesar Rp 4,97 triliun. “Investor sudah mulai risk on pascahasil FOMC (Federal Open Market Committee) meeting Juli lalu yang sesuai dengan ekspektasi pelaku pasar. Selain itu, muncul sinyal The Fed tidak akan seagresif sebelumnya dalam menormalisasi kebijakan tingkat suku bunga,” kata Deni, Selasa (2/8). (Yetede)
Postingan Terkait
Anggaran 2025 Terancam Membengkak
Perang Global Picu Lonjakan Utang
Aturan Baru Jadi Tantangan Industri
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
Waspadai Dampak Perang pada Anggaran Negara
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023