Biar Tepat Sasaran, Distribusi Pupuk Subsidi via Digitalisasi
Pemerintah mengalokasikan dana Rp 25 triliun untuk penyaluran pupuk subsidi tahun ini. Alokasi itu setidaknya akan menyasar sekitar 16 juta petani yang menanam sembilan komoditas pangan strategis dengan total produksi mencapai 9 juta ton. Komoditas pangan tersebut: padi, jagung, kedelai, cabai, bawang merah, bawang putih, tebu, kopi, dan kakao. Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Agribisnis Kementerian Bidang Perekonomian Musdhalifah Machmud mengatakan, kebijakan itu tercantum dalam Peraturan Menteri Pertanian Nomor 10/2022 Tentang Tata Cara Penerapan Alokasi dan Harga Eceran Tertinggi (HET) Pupuk Bersubsidi Sektor Pertanian. Pupuk subsidi yang akan pemerintah salurkan adalah pupuk urea dan pupuk NPK yang sesuai untuk sembilan komoditas pangan itu. Musdhalifah menerangkan, salah satu kegiatan yang saat ini pemerintah lakukan adalah memperbaiki tata kelola pupuk subsidi, baik melalui digitalisasi dalam distribusi maupun penebusan. Termasuk, penyiapan data pertanian penerima pupuk subsidi agar lebih tepat sasaran.
Postingan Terkait
Bulog Ajukan Tambahan Modal Rp 6 Triliun
Politik Pangan Indonesia Picu Optimisme
Waspadai Dampak Perang pada Anggaran Negara
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023