Energi-energi Terbarukan untuk Desa
Dalam berbagai kesempatan, Presiden Jokowi mengingatkan potensi terjadi krisis energi, disamping krisis pangan. Perang Ukraina-Rusia membuat pasokan energi dari Rusia ke beberapa negara Eropa tersendat. Ketegangan politik, spekulasi meningkatnya permintaan, dan kekhawatiran terhambatnya pasokan membuat harga minyak mentah dunia terdorong naik. Menghadapi ancaman krisis energi, beberapa hal dapat dilakukan dalam konteks meningkatkan pasokan energi di wilayah-wilayah perdesaan Indonesia.
Data dari Kementerian ESDM menunjukkan, tingkat elektrifikasi di Indonesia pada 2020 sebesar 99,2 %. Meski angka itu sangat tinggi, penyediaan listrik di perdesaan masih menghadapi beberapa tantangan, dimana 0,8 % wilayah yang belum mendapat aliran listrik ada di perdesaan. Pengembangan energi terbarukan di perdesaan juga sangat relevan jika dikaitkan dengan ancaman krisis energi. Lebih dari 80 % sumber energi dunia didapat dari bahan bakar fosil. Potensi energi surya 207 gigawatt (GW), baru terpasang 0,15 GW (0,07 %), potensi energi angin 60,6 GW, kapasitas terpasang0,15 GW (0,25 %), dan potensi energi air (mini dan mikrohidro) adalah 75 GW, tetapi baru terpasang 6,08 GW (8,1 %).
Tak hanya teknis, dalam hal keuangan juga sudah muncul inisiatif dari masyarakat, seperti Koperasi Energi Nusantara Desa Indonesia (KENDI). Tidak hanya membantu melakukan instalasi perangkat energi surya bagi anggotanya, tetapi juga membantu mencarikan skema pembiayaannya. Di Sumenep, Madura, KENDI membantu pemasangan PLTS untuk pabrik garam. Pengelolaan keuangan yang berkaitan dengan biaya pemasangan tersebut dengan memperhitungkan hasil dari penjualan garam. Saatnya sungguh-sungguh bekerja sama agar semua pihak dapat menyumbangkan versi terbaiknya guna mencapai kemandirian energi di desa-desa Indonesia, dengan memanfaatkan sumber energi terbarukan. (Yoga)
Tags :
#Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023