BACIRARO RECYCLE, MERINTIS MASADEPAN NOL SAMPAH DARI MINAHASA
Baciraro Recycle adalah startup yang didirikan Marlon Kamagi (48), aktivis bank sampah. Idenya menciptakan sistem manajemen sampah yang efektif kini telah berwujud perseroan terbatas (PT) setelah tim Baciraro menyabet peringkat satu dalam kompetisi Gerakan Nasional 1.000 Startup Digital Regional Manado pada 2020. Baciraro lahir dari keresahan Marlon soal 175.000 ton sampah di Indonesia yang terbuang setiap hari sekalipun masih bernilai ekonomis. Menurut data KLHK pada 2017, dua komponen terbesar sampah di tempat pembuangan akhir (TPA) adalah sampah organik (60 %) dan sampah plastik (14 %). Marlon dan rekan-rekannya menimbun ratusan karung sampah memadati sudut-sudut studio daur ulang Baciraro di Tondano Timur, Minahasa. Hampir semuanya berisi botol plastik sekali pakai berjenis PET yang menurut rencana dijual lagi ke pabrik daur ulang di Jawa. Namun, ratusan keping tutup botol-botol plastik itu, yang tergolong HDPE, akan didaur ulang sendiri. Produk akhir yang dihasilkan adalah bahan bangunan berupa batako plastik dan tiang plastik (beam) berkonsep bongkar pasang.
Proses ini didukung tiga mesin yang dihibahkan lembaga swadaya masyarakat Swiss, Trash Waste Solutions (TWS). Setiap hari, Baciraro mengolah tak kurang dari 100 kg plastik menjadi batako dan plastic beam. Batako berbahan plastik HDPE yang bisa dicampur dengan PP dengan konsep Lego ini belum umum di Indonesia. Karena itu, harga jualnya sangat tinggi, sekitar Rp 20.000. Selain menjadi bahan bangunan, tutup botol plastik juga dapat diolah menjadi filament pencetak tiga dimensi (3D printer). Filamen dari Baciraro telah dibeli beberapa pegiat kriya lokal untuk diolah menjadi cendera mata, seperti action figure penari kabasaran khas Minahasa, gantungan kunci, serta manik-manik gelang. Marlon yakin sampah bisa menjadi sumber daya mendatangkan cuan jika dikawinkan dengan kreativitas. Di masa depan, produk-produk kriya akan menemukan pasar potensial di wilayah Destinasi Pariwisata Superprioritas (DSP) Likupang, Minahasa Utara. ”Jadi, kita bisa mewujudkan konsep ekonomi sirkular,” ujarnya. (Yoga)
Postingan Terkait
Operator yang Terindikasi Curang Diburu Pemprov
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023