;

GARUDA INDONESIA, Restrukturisasi Utang Masuki Babak Krusial

15 Jun 2022 Kompas
GARUDA INDONESIA, Restrukturisasi Utang
Masuki Babak Krusial

Restrukturisasi utang PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, baik melalui jalur pengadilan maupun non pengadilan, perlahan mencapai titik terang. Restrukturisasi pemenuhan kewajiban perusahaan terhadap kontrak investasi kolektif efek beragun aset atau KIK-EBA Mandiri GIAA 01 disetujui. Di sisi lain, penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU) di Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat memasuki babak krusial, yaitu voting. Pengambilan suara untuk menentukan apakah Garuda berlanjut atau dipailitkan akan dilakukan pada 17 Juni 2022.

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra, Selasa (14/6/2022), mengatakan, Rapat Umum Pemegang Efek Beragun Aset Mandiri GIAA01 menyetujui memperpanjang tenor pembayaran KIK-EBA hingga 10 tahun. Penjadwalan pembayaran baru melalui mekanisme balloon payment (membayar cicilan ringan di awal, kemudian melunasinya saat jatuh tempo) juga disepakati. Persetujuan restrukturisasi instrumen investasi itu dilakukan melalui voting. Sebanyak 92 % pemegang saham KIK-EBA Mandiri GIAA 01 menyepakati restrukturisasi tersebut. ”Persetujuan restrukturisasi KIK-EBA ini menjadi outlook positif penyehatan kinerja Garuda di tengah restrukturisasi menyeluruh melalui proses PKPU,” kata Irfan.

Selain upaya itu, Garuda Indonesia juga mengajukan permohonan penundaan voting dalam proses PKPU di Pengadilan Niaga selama dua hari. Dengan begitu, pemungutan suara akan digelar pada 17 Juni 2022 dan sidang pengumuman hasil PKPU akan tetap berlangsung pada 20 Juni 2022. Menurut Irfan, Garuda akan memaksimalkan masa perpanjangan ini untuk memastikan pengambilan suara dapat berjalan lancar. Garuda juga akan mematangkan beberapa tahapan administratif yang perlu difinalisasi serta menyelaraskannya dengan berbagai pertimbangan dan masukan dari pemangku kepentingan atas usulan proposal perdamaian. Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira Adhinegara menilai, langkah-langkah restrukturisasi utang Garuda berada di jalur yang tepat. Butuh upaya keras agar mayoritas kreditor, termasuk lessor, menyetujui proposal perdamaian yang ditawarkan Garuda. (Yoga)


Tags :
#Penerbangan
Download Aplikasi Labirin :