Alokasikan Untung untuk Menjaga Tren
Pemerintah dan korporasi diharapkan ”mendaur ulang” hasil booming komoditas guna menjaga tren pertumbuhan ekonomi di tengah potensi kenaikan inflasi. Pendapatan dari kenaikan harga komoditas itu dapat dialokasikan ke sektor lain atau diinvestasikan kembali untuk mengembangkan usaha. Kepala Ekonom Citibank Indonesia Helmi Arman (8/6) berpendapat, Indonesia merupakan eksportir sekaligus importir bersih komoditas pangan dan energi. Tak heran jika kenaikan harga batubara, minyak mentah, dan CPO menjadi ”durian runtuh” (windfall) sekaligus memunculkan tambahan pengeluaran akibat kenaikan harga pangan dan energi di dalam negeri. ”Dampak positif dan negatifnya bisa dilihat dari sisi korporasi, rumah tangga, dan fiskal negara,” kata Helmi dalam diskusi ”Tinjauan Komoditas Indonesia: Prospek dan Tantangan” yang digelar Bank Pembangunan Asia (ADB).
Berdasarkan perkiraan Citi Research, booming komoditas membuat korporasi besar mendapatkan aliran kas masuk 1,5 % PDB. Angka itu diperoleh dari pendapatan atas ekspor 1,4 % PDB dan pembelian konsumen atau rumah tangga 0,1 % PDB. Pendapatan korporasi tersebut dapat menambah PDB nasional sebesar 0,5 %. Sementara aliran kas rumah tangga justru minus 0,4 % PDB. Menurut Helmi, korporasi besar dapat memanfaatkan keuntungan dari durian runtuh ini untuk menjaga tren pertumbuhan. Keuntungan dapat digunakan untuk meningkatkan investasi ke sektor lain. Di sisi fiskal, booming komoditas menambah kas negara, tetapi tambahan dana itu dipakai untuk berbagai pembiayaan, termasuk pengendalian pandemic Covid-19, subsidi energi, dan perlindungan sosial. Fiskal dan pangan. (Yoga)
Tags :
#EkonomiPostingan Terkait
Menakar Daya Tahan Momentum Elektrifikasi
Regulasi Perumahan perlu direformasi
Potensi Tekanan Tambahan pada Target Pajak
Potensi Lonjakan Rasio Utang perlu Diwaspadai
Lonjakan Harga Komoditas Panaskan Pasar
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
Waspadai Dampak Perang pada Anggaran Negara
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023