;

Investasi Semakin Berimbang, Efek Pengganda Dinanti

Ekonomi Yoga 28 Apr 2022 Kompas
Investasi Semakin Berimbang, Efek Pengganda Dinanti

Kinerja investasi pada triwulan I-2022 menunjukkan perbaikan signifikan. Selain realisasi investasi yang tumbuh 28,5 % secara tahunan, pemerataan investasi juga semakin berimbang antara daerah Jawa-luar Jawa serta sektor tersier dan sekunder. Walakin, efek pengganda dari investasi yang besar itu terhadap kesejahteraan masyarakat masih dinanti. Kementerian Investasi mencatat, realisasi investasi triwulan I-2022 mencapai Rp 282,4 triliun, tumbuh 28,5 % secara tahunan dan 16,9 % secara triwulanan. Capaian itu merupakan rekor tertinggi 10 tahun terakhir. Dibandingkan dengan total target investasi sepanjang 2022 yang dipatok Rp 1.200 triliun, capaian triwulan I tahun ini sudah 23,5 %.

Menteri Investasi/Kepala BKPP Bahlil Lahadalia, Rabu (27/4) mengatakan, sejak triwulan III-2020, realisasi investasi makin stabil menyebar merata ke luar Jawa. Investasi yang masuk pada triwulan I-2022 juga mulai tampak berimbang dari segi sektor. Jika selama ini investor lebih tertarik menanamkan modal di sektor tersier (jasa/padat modal), kali ini komposisinya semakin berimbang antara investasi di sektor tersier dan sekunder (manufaktur/padat karya) yang bersifat menyerap banyak tenaga kerja. Bahlil mengatakan, industri logam dasar, barang logam, bukan mesin dan peralatannya mencatat investasi tertinggi senilai Rp 39,7 triliun pada triwulan I-2022. Itu menunjukkan geliat sektor manufaktur dan hilirisasi yang mulai bangkit ditengah kekhawatiran akan ancaman deindustrialisasi beberapa tahun terakhir ini. ”

Peneliti Center of Investment, Trade, and Industry Institute for Development of Economics and Finance, Ahmad Heri Firdaus, menilai, pekerjaan rumah untuk mendorong investasi yang berkualitas masih banyak. Selain perlu mendorong investasi di kawasan luar Jawa, hal terpenting adalah menakar dampak pemerataan investasi itu ke sejumlah indikator kesejahteraan ekonomi di daerah. Hal itu bisa terlihat dari dampak investasi terhadap inflasi, pengangguran, kemiskinan, ketimpangan, serta indikator kondisi keuangan daerah yang tampak dari pertumbuhan pendapatan asli daerah. (Yoga)


Download Aplikasi Labirin :