Memutar Modal, Memulihkan Operasi
Manajemen PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk memastikan suntikan dana penyertaan modal negara (PMN) Rp 7,5 triliun tidak akan digunakan untuk membayar utang. Direktur Utama Garuda, Irfan Satiaputra, mengatakan sebagian besar dana itu akan digunakan untuk restrukturisasi bisnis perusahaan. Salah satu kebutuhan bisnis yang paling besar, kata Irfan, adalah pemulihan jumlah armada dan aspek operasional lainnya untuk mendukung kinerja. Dia mencontohkan dana PMN akan digunakan untuk menjalankan kembali pesawat yang selama ini di-grounded. "Dana itu untuk kebutuhan internal, bukan untuk membayar utang. Sebab dalam proposal, kami tidak ada permohonan dana tunai," kata dia kepada Tempo, Jumat, 22 April 2022. Dalam skema yang direncanakan pemerintah, dana PMN baru cair apabila proposal perdamaian telah disetujui dalam voting penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU), bulan depan. Untuk itu Garuda akan menyampaikan kepastian modal segar tersebut kepada para kreditor agar mereka menyetujui proposal.
Tags :
#PenerbanganPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023