Utang Luar Negeri Indonesia Turun US$ 413,6 Milliar
Bank Indonesia (BI) mencatat posisi utang luar negeri (ULN) nasional perakhir bulan lalu sebesar US$413,6 miliar, turun dibandingkan Desember tahun lalu US$415,3 miliar. Turunnya utang luar negeri terjadi baik untuk sektor publik yang mencakup pemerintah dan bank sentral, maupun swasta. "Secara tahunan, posisi ULN januari 2022 terkontraksi 1,7% yoy, lebih dalam dibandingkan kontraksi bulan sebelumnya sebesar 0,4% yoy," kata Kepala Departemen Koperasi Bank Indonesia Erwin Haryono dalam keterangan resminya, Selasa (15/3). Selanjutnya, ULN swasta tercatat sebesar US$ 205,3 miliar pada Januari, turun dari bulan sebelumnya, US$ 206,1 miliar. Secara tahunan, ULN swasta terkontraksi 1,0% yoy pada Januari 2022, lebih dalam dibandingkan kontraksi 0,8% pada periode sebelumnya,ULN swasta juga didominasi utang jangka panjang dengan pangsa mencapai 76,3%. (Yetede)
Tags :
#Dalam NegeriPostingan Terkait
Mengendalikan Daya Tarik Eksplorasi Migas
KB Bank Raih Fasilitas Pinjaman Rp 3 Triliun
Mengawasi Langkah Strategis Danantara
Perang Global Picu Lonjakan Utang
Potensi Lonjakan Rasio Utang perlu Diwaspadai
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
Pinjaman Bank Kini Lebih Mahal daripada Obligasi
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023