;

Dilema Sanksi Ekonomi Rusia

Ekonomi Yoga 12 Mar 2022 Kompas
Dilema Sanksi Ekonomi Rusia

Invasi dan sanksi ekonomi menciptakan dilema baik bagi Rusia dan Belarus di satu pihak maupun AS, UE, Inggris, dan Kanada di lain pihak. Tak ubahnya Prisoner’s Dilemma dalam Game Theory. Jika sanksi diberlakukan secara luas, termasuk dikeluarkannya sistem perbankan Rusia dan bank sentralnya dari SWIFT, Rusia/Belarus sebagai eksportir utama minyak bumi, gas alam, gandum, pupuk, akan kehilangan penerimaan ekspor yang sangat besar. Rusia juga akan kesulitan bayar utang luar negeri. Pada awal Maret, AS dan UE telah mencoret 7 bank utama Rusia dari SWIFT sebagai daftar awal.

Sberbank, bank terbesar Rusia, dan Gazprombank,yang biasa dipergunakan untuk menerima pembayaran ekspor gas ke Eropa, untuk sementara masih dipertahankan. Namun, kemungkinan lebih banyak lagi bank Rusia yang akan dikeluarkan dari SWIFT, hingga total sekitar 25 bank. Sebaliknya, AS/UE/Inggris/Kanada akan membayar mahal untuk menutupi kekurangan suplai, terutama gas dan minyak bumi, dengan harga yang mungkin dua kali lipat atau lebih dari harga normal (sebelum invasi). Tak mustahil harga minyak mencapai 300 dollar AS/barel dan gas di atas 350 euro/MWh jika sanksi luas berlaku efektif.

Sebaliknya, pilihan strategi bagi AS/UE/Inggris/Kanada adalah menjatuhkan sanksi berat atau sanksi moderat. Sanksi berat termasuk mengeluarkan Rusia dari SWIFT; pembekuan aset Rusia di luar negeri; larangan total impor minyak, gas (jalur pipa dan/atau LNG), gandum, pupuk, dan komoditas lain dari Rusia; serta larangan bagi pesawat Rusia melewati ruang udara AS/UE/Inggris/Kanada. Larangan impor minyak dan produk-produk minyak dari Rusia itu saja sudah termasuk sanksi berat. (Yoga)


Download Aplikasi Labirin :