Produksi Kedelai Tahun ini Ditargetkan 200 Ribu Ton
Kementerian Pertanian (Kementan) menargetkan, total produksi kedelai nasional tahun ini mencapai 200 ribu Ton, tidak berbeda jauh dari realisasi 2021. Sebanyak 75-76 ton akan berasal dari produksi kedelai yang didanai APBN dengan luas areal 52 ribu hektare (ha), sisanya dari produksi swadaya para petani dari Indonesia dengan luas areal sekitar 50 ribu ha. Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan, upaya memacu produksi kedelai adalah hal yang cukup sulit bagi Kementan. Di sisi lain, ada kecenderungan petani di Indonesia lebih memilih menanam jagung ketimbang kedelai. Kedelai merupakan komoditas global, sehingga ketika harga impor lebih murah maka kedelai impor lebih dipilih pelaku industri. "Jadi soal kedelai ini merupakan pilihan sulit bagi Kementan. Petani juga lebih memilih jagung karena lebih menguntungkan dan lebih pasti pasarnya. Menanam kedelai itu baru untung kalau dibeli pelaku industri diatas Rp 6.000-7.000 perkilogram," ungkap Mentan (Yetede)
Tags :
#Dalam NegeriPostingan Terkait
Menakar Daya Tahan Momentum Elektrifikasi
Ketahanan Investasi di Sektor Hulu Migas
Meningkatkan Pendapatan dari Pajak Digital
Titik Balik Lifting Minyak Bumi
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023