Aviasi Terdampak Pandemi: Penerbangan Dibayangi Isu PHK
Tren pemutusan hubungan kerja di industri penerbangan nasional bakal berlanjut pada tahun ini, seiring dengan belum bergairahnya industri aviasi baik di domestik maupun internasional. Pemerhati penerbangan Alvin Lie mengatakan kondisi keuangan maskapai yang sulit menjadi alasan mendasar isu pemutusan hubungan kerja (PHK) di maskapai pada tahun ini. “Saat ini maskapai masih mengurangi kerugian belum mencetak keuntungan, uang yang masuk pun masih diprioritaskan untuk membayar tunggakan-tunggakan utang yang kemarin,” katanya, Selasa (1/2). Dia memperkirakan pendapatan yang dihimpun maskapai rata-rata masih 50% dibandingkan dengan torehan selama 2019. Kondisi itu, kata dia, menjadi latar belakang munculnya isu PHK yang tengah bergulir di tubuh maskapai PT Garuda Indonesia Tbk. (GIAA) dan PT Airasia Indonesia Tbk. (CMPP). “Kalau Airasia dan Garuda kita tahu sedang sulit, Garuda karena akumulasi belasan tahun salah manajemen dan Airasia mereka mengandalkan rute liburan bukan bisnis, saat ini tentu sulit,” kata dia.
Direktur Utama Garuda Irfan Setiaputra menegaskan tidak mengalami kebangkrutan seiring dengan berhembusnya isu PHK massal. Dia menyebutkan bahwa persoalan dengan karyawan akan dibahas bersama serupa dengan kebijakan pensiun dini sebelumnya. Bantahan juga disampaikan Direktur Utama PT Airasia Indonesia Tbk. Veranita Yosephine. Dia menampik kabar terkait dengan rencana Airasia melakukan PHK massal pada tahun ini. Menurutnya, kondisi keuangan Airasia berada pada posisi stabil. Veranita berkomitmen terus meningkatkan kinerja maskapai seiring dengan momentum pemulihan ekonomi nasional.Tags :
#TransportasiPostingan Terkait
Menakar Daya Tahan Momentum Elektrifikasi
PHK Massal Bisa Jadi Efek Domino Perang
Mengawasi Langkah Strategis Danantara
Kemenaker Siaga Hadapi Gelombang PHK
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023