Pedagang: Kami Tak Untung
Kebijakan satu harga minyak goreng Rp 14.000 yang dikeluarkan Pemerintah Pusat membuat para pedagang sembako di Pasar Tradisional Surabaya tidak jualan minyak goreng kemasan murah maupun premium. Keputusan tidak menjual minyak goreng kemasan dirasa pedagang adalah hal yang tepat.
Salah satu pedagang sembako di Pasar Wonokromo, Jefry mengatakan, jika masih menjual minyak goreng kemasan maka tidak ada untung.
"Kan harga migor saat pertengahan tahun mahal sekali dan sekarang meski harga sudah jadi 14.000 namun jika kami tidak boleh menjual diatas harga Rp 14.000, buat apa jualan," tuturnya.
Tags :
#MinyakPostingan Terkait
Eskalasi Konflik Amerika Serikat – Iran
03 Feb 2026
Amankan Pasokan BBM Dalam Negeri
25 Jun 2025
Dampak Blokade Selat Hormuz pada Logistik Laut
25 Jun 2025
Perang Global Picu Lonjakan Utang
25 Jun 2025
Waspadai Dampak Perang pada Anggaran Negara
24 Jun 2025
Kenaikan Harga Minyak Dongkrak Saham Energi
23 Jun 2025
Harga Energi Naik-Turun, Investor Perlu Cermat
21 Jun 2025
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023