Mengamankan Pasar Obligasi
Di tengah sentimen rencana kebijakan pengetatan moneter atau tapering off dari bank sentral Amerika Serikat (The Fed), pasar obligasi negara pada tahun ini bakal terus menguat. Laju positif dari pasar obligasi negara tersebut dapat terlihat dari imbal hasil (yield) obligasi Pemerintah Indonesia yang masih menarik dibandingkan dengan negara lain. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, yield obligasi rupiah pada penutupan Jumat (28/1) menyentuh angka 6,46%. Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menuturkan terus berkoordinasi dengan pemerintah, terutama Kementerian Keuangan, dalam menjaga yield differential dan tingkat imbal hasil surat berharga negara (SBN) tetap menarik. Dengan rencana kenaikan suku bunga The Fed (Federal Funds Rate/FFR) pada Maret 2022, BI memproyeksikan tingkat imbal hasil obligasi Amerika Serikat (AS) akan naik hingga 2,2%, bahkan berpotensi meningkat hingga 2,5%.
Direktur Avrist Asset Management Farash Farich menilai, pemerintah tetap perlu mengamankan pasar obligasi dengan memperbanyak SBN yang menyasar pasar ritel untuk mengantisipasi keluarnya aliran modal sebagai respons penaikan suku bunga oleh The Fed. Berdasarkan data BI, aliran keluar modal asing pada pekan keempat Januari 2022 mencapai Rp5,34 triliun dengan didominasi pasar SBN sebesar Rp5,32 triliun. Menurutnya, Obligasi Negara Ritel (ORI), Savings Bond Ritel (SBR), dan Sukuk Ritel (Sukri) masih diminati investor ritel karena yield yang menarik. “Saat ini tingkat deposito yang masih rendah juga dan minat investor individu berinvestasi masih tinggi,” ujar Farash.Tags :
#ObligasiPostingan Terkait
KB Bank Raih Fasilitas Pinjaman Rp 3 Triliun
Anggaran 2025 Terancam Membengkak
Waspadai Dampak Perang pada Anggaran Negara
Pinjaman Bank Kini Lebih Mahal daripada Obligasi
Pasar Dalam Tekanan
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023