Minyak Goreng Bersubsidi Digelar Selama Enam Bulan
Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, pendistribusian minyak goreng bersubsidi akan dievaluasi Mei 2022, yang jika dibutuhkan, bisa diperpanjang. Menurut Airlangga, kebijakan minyak goreng bersubsidi ini melibatkan kolaborasi dengan kementerian, lembaga, pemda, dan swasta. Sementara Kemendag menyiapkan aturan HET minyak goreng tersebut, ujar Airlangga. Mendag Muhammad Lutfi menuturkan, pendistribusian minyak goreng kemasan sederhana bersubsidi itu ditargetkan akan dimulai akhir pekan depan, difokuskan pada pasar-pasar tradisional yang selama ini dipantau Kemendag. Sembari menunggu realisasi penggelontoran minyak goreng bersubsidi itu, lanjut Lutfi, program operasi pasar 11 juta liter minyak goreng kemasan sederhana dengan harga Rp 14.000 per liter tetap dilanjutkan, melalui 45.000 jaringan ritel modern dan pemda, realisasinya sudah 4 juta liter, sisanya sebanyak 7 juta liter akan terus didistribusikan.
Dirut Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) Eddy Abdurrachman mengatakan, BPDPKS siap menyalurkan dana subsidi Rp 3,6 triliun untuk ketersediaan minyak goreng bersubsidi dengan harga terjangkau, Rp 14.000 per liter. Berdasarkan Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) Kemenperdag, rata-rata nasional harga minyak goreng di pasar tradisional per 4 Januari 2022 masih tinggi, minyak goreng curah Rp 17.900 per liter dan minyak goreng kemasan sederhana Rp 18.500 per liter. Disparitas harga minyak goreng antar daerah juga cukup lebar. (Yoga)
Postingan Terkait
Eskalasi Konflik Amerika Serikat – Iran
Titik Balik Lifting Minyak Bumi
Potensi Tekanan Tambahan pada Target Pajak
Amankan Pasokan BBM Dalam Negeri
Perang Global Picu Lonjakan Utang
Waspadai Dampak Perang pada Anggaran Negara
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023