Evaluasi Program Subsidi Pupuk
Dengan anggaran besar, efektivitas subsidi pupuk sering jadi sorotan, bahkan oleh Presiden sendiri. Realisasi subsidi pupuk 2021 mencapai Rp 29,06 triliun, turun dibanding 2020 sebesar Rp 34,24 triliun. Alokasi pupuk bersubsidi 2021 mencapai 10,54 juta ton, namun per Oktober 2021, volume pupuk bersubsidi yang disalurkan baru 6,25 juta ton atau sekitar 59%. Dibanding Januari-Oktober 2020, realisasi penyaluran pupuk bersubsidi Januari-Oktober 2021 juga turun 911,11 ribu ton. Menurut Kemenkeu, penurunan diakibatkan perbaikan mekanisme penyaluran melalui peningkatan pengawasan dalam penebusan pupuk bersubsidi.
Untuk jangka panjang, pemerintah perlu rancang mekanisme evaluasi subsidi, menetapkan indikator ”kelulusan” seorang petani atau suatu wilayah penerima subsidi, serta menargetkan deadline pencabutan subsidi. Namun, ini mensyaratkan data pertanian akurat yang selalu diperbarui untuk memonitor pendapatan dan harga di tingkat petani. Tak kalah penting, kebijakan di sisi suplai juga diperlukan untuk meningkatkan kompetisi antar produsen pupuk dan memastikan harga pupuk terjangkau berdasarkan mekanisme pasar. (Yoga)
Tags :
#subsidiPostingan Terkait
Regulasi Perumahan perlu direformasi
Bulog Ajukan Tambahan Modal Rp 6 Triliun
Perang Global Picu Lonjakan Utang
Aturan Baru Jadi Tantangan Industri
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
Waspadai Dampak Perang pada Anggaran Negara
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023