Bank Dunia: Reformasi Struktural Sangat Vital
Bank Dunia pandang penting penguatan investasi guna ciptakan banyak lapangan kerja, terkandung dalam World Bank Indonesia Economic Prospects Report (16/12) secara virtual. Proyeksi terbaru Bank Dunia, ekonomi Indonesia tumbuh 3,7 % pada 2021, naik jadi 5,2 % pada 2022, lebih rendah dari Juni lalu, 4,4 %. Direktur Bank Dunia untuk Indonesia dan Timor Leste Satu Kahkonen berkata, penurunan proyeksi 2021 tak lepas dari dampak Covid-19 varian Delta Juli-Agustus lalu. Hingga penting bagi pemerintah pertahankan reformasi struktural guna memperkuat investasi serta tingkatkan penyerapan tenaga kerja
Menkeu Sri Mulyani berkata, angka pengangguran Indonesia turun dari 7,07 % angkatan kerja pada Agustus 2020, jadi 6,49 % pada Agustus 2021, karena pemerintah terus genjot pemulihan ekonomi akibat pandemic Covid-19. ia yakin tahun depan perekonomian Indonesia pulih melalui desain kebijakan pemerintah untuk pulihkan ekonomi dari pandemic. Menteri ESDM Arifin Tasrif berkata, transisi energi harus mampu menciptakan pembangunan berkelanjutan yang ramah lingkungan serta membuka lapangan kerja baru. (Yoga)
Postingan Terkait
Ketahanan Investasi di Sektor Hulu Migas
KB Bank Raih Fasilitas Pinjaman Rp 3 Triliun
Kopdes Merahputih mendapat dukungan Bank Mandiri
Regulasi Perumahan perlu direformasi
Danantara Gencar Himpun Pendanaan
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023