Pasar Minyak 2022 Diperkirakan Ada di Zona Nyaman
Badan Energi Internasional atau International Energy Agency (IEA) menyampaikan pada Selasa (14/12) bahwa varian baru virus Covid-19, Omicron akan memperlambat Pemulihan permintaan global akan minyak. "Pasar minyak tampaknya berdiri pada pijakan yang lebih baik dari pada yang sudah terjadi selama beberapa waktu. Kemunculan Omicron pada akhir November telah memicu aksi jual minyak yang tajam, tetapi pesimistis awal kini telah memberi jalan kepada respons yang lebih terukur. Lonjakan kasus baru Covid-19 diprediksi memperlambat sementara, tetapi tidak membalikkan pemulihan permintaan minyak," demikian tulis IEA dalam laporan bulanan terbarunya. Sebagai informasi, awal bulain ini, Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutu-sekutunya telah sepakat pada rencana peningkatan produksi untuk Januari tahun depan, meskipun ada ketidakpastian ekonomi terkait dengan Omicron. (Yetede)
Tags :
#KesehatanPostingan Terkait
Eskalasi Konflik Amerika Serikat – Iran
Titik Balik Lifting Minyak Bumi
Potensi Tekanan Tambahan pada Target Pajak
Amankan Pasokan BBM Dalam Negeri
Dampak Blokade Selat Hormuz pada Logistik Laut
Waspadai Dampak Perang pada Anggaran Negara
Kenaikan Harga Minyak Dongkrak Saham Energi
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023