Varian Omicron dan Manajemen Global Pandemi
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan varian Covid-19 baru bernama Omicron (B.1.1.529), awalnya, ditemukan di Bostwana, Afrika Selatan. Dengan cepat varian ini menyebar ke seluruh negeri dan negara lain, termasuk beberapa negara Eropa dan Asia. Varian Omicron diperkirakan menjadi hambatan besar penanggulangan pandemi Covid-19. Beberapa ahli memprediksi varian ini dapat menimbulkan penyakit yang lebih berat, mengurangi efektivitas vaksin, dan menyulitkan pendeteksian dengan alat
Untuk mencegah masuknya varian Omicron, sejumlah negara menerapkan larangan dan pembatasan perjalanan (travel banned restriction) pendatang dari Afrika Selatan dan sekitarnya. Indonesia, melarang masuk sementara warga negara asing (WNA) dari Afrika Selatan dan memberlakukan karantina 14 hari bagi warga negara Indonesia (WNI) dari Afrika Selatan dan sekitarnya. Langkah ini harus dibarengi menggenjot program vaksinasi serta menggiatkan program 3M (mencuci tangan, menjaga jarak, dan menggunakan masker) dan 3T (test, tracing, dan treat). (Yoga)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023