Produsen Mobil Dapat Insentif di Tengah Krisis Chip
Kalangan produsen mobil dituntut untuk lebih kreatif dalam mengatasi kekurangan semikonduktor global. Mulai dari membeli chip komputer langsung dari pabrikan, mengonfigurasi ulang mobil atau memproduksinya dengan suku cadang yang hilang. Seiring dengan permasalahan kekurangan chip yang ternyata berlangsung lebih lama dari perkiraan maka produsen otomotif, termasuk Daimler dan Volkswagen (VW) herus memikirkan kembali strategi produksi. Semisal, pabrikan mobil yang biasanya membeli suku cadang dari pemasok utama seperti Brosch dan McKinsey, hal tersebut mengarah kepada kurangnya transparansi.
Menurut Manager Pembelian Daimler Markus Schafer, hal itu sekarang berubah. "Produsen Mobil Mercedes-Benz Jerman telah menjalin komunikasi langsung dengan semua pemasok chip, termasuk produsen material semikonduktor di Taiwan." katanya saat dipameran mobil IAA pada September. Sementara itu, para pengembang kendaraan telah melakukan bagiannya untuk membantu produsen mengelola krisis pasokan. Jika kita mengubah perangkat lunak, kita dapat menggunakan sedikit semikonduktor dan mencapai fungsi yang sama. Hal itu terkadang membutuhkan waktu yang lama karena ada campur tangan otoritas pengatur. (Yetede)
Tags :
#MobilPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023