Harga minyak Indonesia Tembus US$ 81,8 Per Barel
Terjadi krisis pasokan gas dan melonjaknya harga batu bara turut mendongkrak rata-rata harga minyak mentah Indonesia (Indonesian (Crude Price/ICP) periode Oktober menjadi US$ 81,8 per barell, atau naik US$ 9,6 per barel dari bulan sebelumnya yakni US$ 72,2 per barel. Tim harga minyak Indonesia menuturkan, terdapat beberapa faktor yang mendongkrak harga rata-rata minyak mentah utama di pasar internasional pada Oktober.
Faktor lain,kesepakatan OPEC+ yang hanya akan melanjutkan rencana kenaikan produksi 400 barel perbulan meskipun terjadi peningkatan permintaan minyak mentah. Dalam laporannya pada Oktober kemarin. OPEC memproyeksikan permintaan minyak global naik 120 ribu barel per hari (bph) menjadi 99,82 juta bph. Selain itu,produksi minyak negara selain non-OPEC diperkirakan turun 3,2 juta bph menjadi 65,24 juta bph pada kuartal terakhir 2021.
"Peningkatan harga minyak juga dipengaruhi oleh pemulihan kondisi ekonomi dan pertumbuhan industri yang sebelumya terdampak Covid-19 yang meningkatkan permintaan akan energi, terutama minyak mentah." Tambah Tim harga minyak Indonesia. Untuk harga kemasan Asia-Pasifik, lanjut Tim harga minyak Indonesia kenaikan harga minyak mentah juga dipengaruhi oleh musim dingin yang datang lebih awal di Tiongkok. (Yetede)
Tags :
#Postingan Terkait
Eskalasi Konflik Amerika Serikat – Iran
Titik Balik Lifting Minyak Bumi
Potensi Tekanan Tambahan pada Target Pajak
Amankan Pasokan BBM Dalam Negeri
Perang Global Picu Lonjakan Utang
Lonjakan Harga Komoditas Panaskan Pasar
Waspadai Dampak Perang pada Anggaran Negara
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023