Lippo Sediakan Klaster Berkonsep Tempat Tinggal Terintegrasi
PT Lippo Karawaci Tbk (Lippo) berkomitmen menyediakan rumah tapak (landed house) dan klaster komersial berkonsep tempat tinggal terintegrasi dengan tempat berbisnis di kota Lippo Village, Tangerang, Banten. Chief Executive Offiser (CEO) PT Lippo Karawaci Tbk, (LPKR) John Riady mengatakan, Lippo village akan improve menjadi City of Dreams dimana para creativepreuneurs menciptakan mimpi dan merelisiasikannya. "Expertise kami sebagai pengembang kota yang terintergrasi memberikan full support terhadap setiap opportunity yang bertujuan untuk mengembangkan kualitas human capital khususnya demografi milenial untuk menghadapi pasar global kedepan," ujar John dalam keterangan pers, Rabu (10/11).
Jeli menangkap peluang, sejak awal 2021, Lippo konsisten melakukan penjualan Landed house. Dimulai pada 6 April 2021, Lippo meluncurkan Cendana Icon. Lalu 5 Juni 2021 menggulirkan Cendana Pare dan Cendana Parc North pada 11 September 2021. Melihat permintaan market yang tinggi, Lippo menciptakan konsep klaster komersial modern "The Hive Commercials" yang diluncurkan pada 30 Oktober 2021. Tidak kurang dari 30 unit klaster komersial terbaru Lippo, Hive Pare, dan Hive Himalaya terjual habis dalam tiga jam. Bahkan Hive Pare yang dibandrol Rp 1,5 miliar dan Hive Himalaya mulai Rp 2,6 miliar mengalami kelebihan permintaan
"Kami segera mempersiapkan fase kedua produk unggulan The Hive Commercials berikutnya dan kami akan memberikan prioritas kepada konsumen yang saat ini belum kebagian unit." kata John. Dengan seluruh peluncuran produk rumah tapak dan klaster komerisal ini. Lippo telah mencatat angka prapenjualan pada kuartal III-2021 Rp 1,6 triliun dan meningkatkan penjualan sembilan bulan pertama tahun 2021 menjadi Rp 3,9 juta triliun atau meningkat 71% yoy. "Karena permintaan yang tinggi untuk Landed House di Lippo Vilage, kami sedang memperisapkan peluncuran produk unggulan Cendana Series terbaru pada akhir November ini. Kami akan menutup tahun 2021 dengan keyakinan penuh dapat menggenapi target Rp 4,2 triliun." ujar John. (Yetede)
Tags :
#Gedung Dan BangunanPostingan Terkait
Regulasi Perumahan perlu direformasi
Aturan Baru Jadi Tantangan Industri
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023