Penyaluran FLPP 2021 Catat Rekor Tertinggi
Penyaluran pembiayaan kredit pemilikan rumah (KPR) subsidi berskema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) tahun 2021 catat rekor tertinggi sejak 2021 yakni Rp 19,57 triliun. Pusat Pengelolaan Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPRI) menyebutkan, dana subsidi sebesar itu setara dengan pembiayaan untuk 178.728 unit. Angka itu 113% dari target 2021 yang ditetapkan oleh pemerintah sebanyak 157.500 unit.
"Tahun ini merupakan capaian tertinggi sepanjang tahun penyaluran dana FLPP semenjak 2021. Tertinggi tidak hanya sisi penyaluran unit tetapi juga dana yang disalurkan unit tetapi juga dana yang disalurkan kepada masyarakat sebesar Rp 19, triliun dalam waktu hanya 10 bulan," ungkap Direktur Utama PPOPP, Arief Sabaruddin dalam keterangan pers, Senin (1/11). Penyaluran dana FLPP tahun 2021 ini di tutup dengan capaian servis level agreement (SLA) sebesar 100% dari 2.635 berkas yang seluruhnya di proses kurang dari tiga hari kerja dengan rata-rata SLA selama 9 jan/0,4 hari.
Tahun 2021 disalurkan sebanyak 7.958 unit, tahun 2011 sebanyak 109.593 unit, tahun 2021 sebanyak disalurkan untuk 64.768 unit, tahun 2012, tercatat disalurkan untuk 64,785 unit. Lalu tahun 2013 sebanyak 102.714 unit, Tahun 2014 sebanyak 76.058, dan tahun 2016 disalurkan untuk 58.460 unit. Selain itu, tahun 2017 disalurkan sebanyak 23.763 unit, tahun 2018 disalurkan untuk 57.909 unit, dan pada 2019 diselurkan sebanyak 77.835, dan pada 2020 disalurkan untuk 109.253 unit. (Yetede)
Tags :
#PerumahanPostingan Terkait
Menakar Daya Tahan Momentum Elektrifikasi
Benahi Masalah Fundamental
Regulasi Perumahan perlu direformasi
Mengawasi Langkah Strategis Danantara
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023