;

KNKT:Sebagian Besar Jalan Tak Penuhi Standar Geometrik

13 Oct 2021 Investor Daily
KNKT:Sebagian Besar Jalan Tak Penuhi Standar Geometrik

Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menyatakan geometrik jalan-jalan di Indonesia sebagian besar tidak sesuai dengan peraturan yang ada. Hal terebut menjadi salah satu penyebab utama kecelakaan. Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono mengungkapkan, selain lemahnya disiplin berkendara, ada hal yang perlu dicermati terkait kecelakaan, yakni geometrik jalan. Jalan-jalan di Indonesia tidak disiapkan sesuai dengan regulasi yang ada. "Jalan, khususnya di tempat terpencil, biasanya dulunya jalan setapak terus jalan kuda kemudian diperlebar untuk lalu lintas yang tidak terlalu padat. Begitu sekarang ramai, itu menyangkut geometrik jalan." jelas Soerjanto dalam Media Rilis KNKT.

Kendati demikian, dia mengakui, untuk pemenuhan geometrik jalan sesuai dengan regulasi sepenuhnya cukuplah berat, karena banyaknya jumlah jalan sehingga butuh biaya yang tidak sedikit. Dia menyebutkan, untuk syarat geometrik biasanya dipenuhi jalan tol. "Kita harus bijak, geometrik yang ada sesuai aturan tidak mungkin semua kelas jalan  bisa dipenuhi," imbuh Seorjanto. Dia menyebutkan, pihaknya  melakukan beberapa upaya guna menekan kecelakaan akibat faktor geometrik jalan, seperti dengan merekomondasikan perbaikan kondisi lejur penyelamat.

Sementara itu, Investigator senior KNKT Achmad Wildan mengungkapkan, sebagian besar jalan di Indonesia bukanlah jalan yang sengaja dibangun, melainkan jalan peninggalan zaman Belanda, jalan tikus, jalan setapak, hingga jalan lingkungan  yang kemudian dilebarkan dan diperkeras sehingga tampak menjadi bagus. Dia mengungkapkan, ada tiga studi kasus kecelakaan lalu lintas  yang disebabkan faktor geometrik jaln. Yakni tabrakan beruntun ruas Jalan Solo-Ngawi, Tikungan Harmoko Musi Banyuasin, dan Tebing Bresi, Sleman. (yetede)

Tags :
Download Aplikasi Labirin :