;

Pamor Fintech Kian Memikat

Ekonomi Yuniati Turjandini 07 Oct 2021 Bisnis Indonesia
Pamor Fintech Kian Memikat

Ditengah pandemi Covid-19 yang masih jadi perhatian utama di seluruh dunia, minat masyarakat untuk memanfaatkan perusahaan layanan financial technologi atau fintech sebagai kanal alternatif pembiayaan makin tinggi. Tingginya minat tersebut turut membuka peluang perbankan menjalin aliansi lebih luas guna meningkatkan porsi pembiayaan, khususnya dari penyaluran pembiayaan skala UMKM. 

Ketua Umum Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) yang juga CEO PT Invesrtree Radhika Jaya (Investree) Adrian Gunadi menyatakan, peluang yang terbuka lebar itu disambut dengan cepat oleh perbankan selaku pendana (lender) Institusi. "Kami rasa lender institusi penting untuk menjaga kestabilan sumber pendanaan bagi UMKM. Dimana pada umumnya lender institusi dapat melakukan pendanaan dalam jumlah yang lebih besar dengan waktu yang lebih singkat, sehingga dapat membantu borrower UMKM segera mendapatkan modal," katanya, Rabu (6/10).

Investree menyuguhkan rata-rata imbal hasil atas pendanaan mencapai 16,7% pertahun untuk para lender. Sebelumnya, PT Bank DBS Indonesia juga mengumumkan komitmen pendanaan bersama atau joint financing sebesar Rp1 triliun melalui kerja sama dengan Kredivo. "Dengan ekspansi terhadap limit skema kerja sama dari Rp500 miliar menjadi Rp1 triliun kami mengharap mampu menjangkau masyarakat lebih luas dan meningkatkan inklusi keuangan," kata Consumer Banking DBS Indonesia Rudy Tandjung. (yetede)

Download Aplikasi Labirin :